Polisi Cokok 70 dan diduga mencapai 500 orang Pekerja China Ilegal di Pabrik Semen Serang

, SaracenNEWS.COM
Polisi Cokok 70 dan diduga mencapai 500 orang Pekerja China Ilegal  di Pabrik Semen Serang

SaracenNEWS.COM - Polda Banten menangkap 70 Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal asal China. Mereka bekerja pada sebuah perusahaan semen di Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, tanpa dilingkapi dokumen resmi seperti paspor.

"Hasil penyelidikan, kita mendapatkan kurang lebih 70 TKA yang pada saat kami lakukan pengecekan dokumen, tidak ada dokumen yang melekat pada yang bersangkutan. Saat dicari siapa yang bertanggung jawab, ternyata tidak ada juga yang bertanggung jawab, katanya ada di Jakarta," kata Dirkrimsus Polda Banten, Kombes Nurullah, di kantornya, Senin (1/08/2016).

Menurut Nurullah, penangkapan ini berawal laporan masyarakat yang kemudian dilanjutkan oleh Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Dirkrimsus Polda Banten. Tolal pekerja ilegal China di perusahaan itu diduga mencapai 500 orang. "Kalau dari keterangan, TKA mencapai 500. Ada yang cuti, ada yang di luar. Ini masih kita dalami," tegas dia. 

Nurullah mengungkapkan yang paling menyedihkan adalah, seluruh TKA asal Tiongkok itu selain bekerja sebagai tenaga kerja kasar juga diperlakukan secara tidak manusiawi oleh 'majikannya' saat bekerja di pembangunan pabrik semen seluas tujuh hektar.

"Penampungan mereka pun tidak manusiawi. Kalau mereka resmi harusnya manusiawi dong. Mereka ada yang sudah satu tahun, ada yang satu bulan. Kita masih mencari keterangan," tutur perwira berpangkat melati tiga itu

Para TKA China itu digiring oleh petugas ke dalam Gedung B Lantai 3 Dirkrimsus Polda Banten untuk dimintai keterangan. Namun aparat kepolisian kesulitan untuk berkomunikasi karena terkendala bahasa. 

Para pekerja yang masih menggunakan seragam bertulis PT Indonesia River Engineering itu tidak bisa berbahasa Inggris, sehingga harus dibantu oleh salah satu pekerja yang bisa sedikit berbahasa Indonesia.

[rimanews.com]